7 Bahan Bangunan Paling Sering Dibutuhkan Saat Membangun

7 Bahan Bangunan Paling Sering Dibutuhkan Saat Membangun

MikeDunn – Sebelum melanjutkan dengan desain bangunan, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu bahan bangunan yang dibutuhkan. Tidak hanya bahan alami yang digunakan dalam konstruksi, tetapi juga bahan dari pabrik.  Bahan bangunan alami praktis tidak tunduk pada intervensi pabrik, seperti kayu dan kaca. Dalam pembuatan bahan bangunan terutama diproses pabrik, seperti pipa dan semen. Setiap jenis memiliki fungsinya sendiri.  Bagi Anda yang berencana membangun atau merenovasi rumah, ada baiknya mengetahui jenis bahan bangunan. Selain menambah wawasan, Anda setidaknya bisa tahu bahan bangunan mana yang cocok untuk rumah Anda.

Bahan Bahan Bangunan Paling Sering Dibutuhkan Saat Membangun

1. Batu bata

Anda tahu batu bata sebagai bahan bangunan untuk dinding bangunan. Batu bata itu sendiri terbuat dari tanah liat, yang dibakar dengan warna kemerahan yang khas, atau biasa kita sebut bata merah. Selain itu, batu bata juga memiliki banyak jenis. Seiring dengan perkembangan teknologi, penggunaan batu bata sebagai bahan bangunan untuk dinding mulai menurun penggunaannya. Popularitasnya mulai menggantikan gypsum dan bambu. Bambu dan gipsum sebagai bahan bangunan untuk dinding relatif lebih murah dari pada batu bata. Meskipun demikian, batu bata masih merupakan bahan bangunan yang paling umum digunakan, terutama karena kekuatannya.

2. Lumpur dan tanah liat

Penggunaan lumpur dan tanah liat, terutama kuantitas sangat tergantung pada bangunan sesuka hati. Ini juga berlaku untuk kualitas lahan yang digunakan. Campuran lumpur di pasir bisa melemahkan kekuatan bangunan. Disarankan agar tanah dan tanah liat bercampur lebih lancar dengan bahan bangunan lain, seperti beton agar tidak meninggalkan rongga yang bisa melewati bangunan. Sebaliknya, tanah liat adalah bahan bangunan yang menjaga keseimbangan suhu di dalam ruangan dengan sangat baik. Karena itu, ketika musim panas rumah akan sejuk dan di musim dingin hangat. Lumpur dan tanah liat menahan panas, dan kemudian dilepaskan dari waktu ke waktu. Sehingga penghuni rumah tidak akan merasakan perubahan suhu mendadak.

3. Batu

Batu adalah bahan bangunan yang telah digunakan terpanjang dan paling mudah ditemukan. Ada banyak jenis batu yang bisa dijadikan bahan bangunan, tentu saja apakah itu tergantung pada tujuan konstruksi. Terlepas dari kekakuan dan kegunaannya, batu adalah bahan bangunan yang sangat padat yang dapat memberikan perlindungan umum. Meskipun demikian, juga sulit bagi batu untuk memberikan suhu hangat tanpa pemanasan yang tepat. Sebagai bahan bangunan tertua, tembok batu sudah ada sejak orang mulai membangun. Tapi sekarang semen biasanya digunakan untuk merekatkan batu.

4. Jerami

Seperti batu, jerami juga merupakan bahan bangunan tertua. Selain itu, rumput ini tahan api yang bagus dan mudah untuk dirakit. Jerami adalah bahan bangunan yang terkenal di sebagian besar budaya di dunia. Banyak suku di Afrika yang telah menerapkan jerami sebagai satu bahan bangunan untuk rumah mereka. Menimbang bahwa, di Eropa sendiri atap jerami pada rumah sangat sering digunakan, meskipun mereka mulai menolak untuk memasuki era industri jerami. Perlu diketahi bahwa jerami saat ini populer lagi. misalnya, di Belanda atap jerami ditemukan di banyak bangunan baru.

5. Pohon jadi kayu

Kayu adalah salah satu bahan bangunan yang paling umum digunakan. Kayu yang diperoleh dari pohon atau kadang-kadang dari tanaman berserat diubah menjadi bahan bangunan, lemari, papan, serta furnitur dan perabot lainnya. Kayu memiliki berat yang dapat disesuaikan, tetap kuat, bahkan jika melengkung, dan lebih tahan lama ketika dikompresi dalam posisi tegak. Pohon itu juga cocok setiap saat sepanjang tahun. Kayu sebagai bahan bangunan biasanya digunakan untuk menopang atap. Di masa lalu, kayu sebagai bahan bangunan digunakan langsung dalam bentuk utuh. Pohon hanya dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. Namun setelah ditemukannya mesin pemotong, kayu dapat dibentuk dalam berbagai ukuran dan bentuk. Ini menyederhanakan dan mempercepat proses pengembangan.

6. Semen

Semen adalah bahan bangunan terpenting. Tanpa semen, bahan bangunan lainnya, seperti batu bata dan balok beton, tidak dapat bergabung satu sama lain. Semen juga merupakan bahan bangunan terpenting untuk menciptakan fondasi yang sangat kokoh. Semen itu sendiri terdiri dari 4 elemen dasar, yaitu; batu kapur sebagai komponen utama, tanah liat, yang mengandung SiO2, Al2O3 dan Fe2O3, batu kuarsa, yang ditambahkan ketika tanah liat memiliki sejumlah kecil SiO2, dan akhirnya besi, yang ditambahkan jika tanah liat mengandung beberapa Fe2O3.

7. Logam

Logam adalah salah satu bahan bangunan paling tahan lama. Logam biasanya digunakan sebagai kerangka kerja untuk bangunan besar, seperti gedung pencakar langit, juga bisa dilapisi pada permukaan bangunan. Ada berbagai jenis logam yang biasa digunakan sebagai bahan bangunan. Misalnya, baja yang merupakan campuran bahan lain dengan besi sebagai komponen utama, cocok sebagai struktur bangunan. Baja adalah bahan bangunan yang kuat, fleksibel dan tahan lama. Meskipun demikian, karat tetap menjadi masalah terbesar. Campuran aluminium dan timah memiliki kepadatan rendah, tetapi lebih baik mencegah karat dari pada baja. Bahan logam lain yang digunakan sebagai bahan bangunan adalah titanium, kromium, perak dan emas. Titanium dapat digunakan untuk struktur bangunan, tetapi harganya benar-benar jauh lebih mahal dari pada baja. Sementara emas, perak dan krom adalah bahan bangunan yang tidak cocok untuk struktur bangunan, tetapi sangat indah sebagai dekorasi.