Apa Sih Peran Arsitek Dalam Proyek Konstruksi?

Apa Sih Peran Arsitek Dalam Proyek Konstruksi?

MikeDunnApa Sih Peran Arsitek Dalam Proyek Konstruksi yaitu sebagai bagian dari salah satu tim engineering yang sangat penting. Engineering terdiri dari dispilin struktur atau yang biasa disebut sipil, ME dan arsitek. Jauh sebelum masuk pada pembahasan tentang peran arsitek pada proyek kontruksi mari terlebih dahulu membahas pengertian arsitektur. Arsitektur merupakan hasil dari perancangan pada bidang jasa kontruksi dalam tata bangunan, tata ruang, dan tata lingkungan. Semua hal ini juga harus memiliki kaidah fungsi, kontruksi estetika yang mencakup keselamatan dan kenyamanan pengguna.

Orang yang paling berperan dalam hal tersebut biasa disebut sengan arsitek. Menjadi seorang arsitek harus memiliki pendidikan yang tinggi dalam dunia arsitektur. Biasa hal ini sudah di dasari dengan kecerdasan dan ilmu yang berkompeten dalam beberapa bidang pengetahuan. Barulah setelah itu Ikatan Arsitek Indonesia dapat mengakui keahliannya. Nah sebelum itu biasanya ada berbagai praktik yang harus dilakukan sebagai syarat lulus dalam profesi arsitek.

Profesi arsitek merupakan keahlian yang dimiliki oleh seseorang dalam bidang perencanaan arsitektur pengelolaan dan proses pembangunan dengan melalui pendidikan tinggi yang kemudian di akui oleh organisasi dalam bidangnya. IAI menetapkan ada klasifikasi profesional arsitek. Yang terpenting diantaranya ada beberapa pilar yaitu pengetahuan fisika bangunan, batasan anggaran dan peraturan bangunan serta pengetahuan industri kontruksi dalam perencanaan dan manajemen proyek. Dengan demikian peran arsitek dalam proyek kontruksi terkait erat dalam beberapa hal berikut.

Beberapa Peran Arsitek Dalam Proyek Kontruksi

Apa Sih Peran Arsitek Dalam Proyek Konstruksi?

Peran arsitek yang pertama yaitu memahami tentang teknologi dan karakter material bangunan dalam merencanakan strategi pelaksanaan proyek. Tugas arsitektur adalah mengidentifikasi suatu masalah dan mencari sebuah solusi permasalahan. Masalah yang dimaksud terutama dalam finihing sehingga mampu memperoleh metode pelaksanaan yang tepat sehingga mencapai mutu kerja yang optimal, efektif dan efisien.

Terkait dengan peran arsitek pasti akan berkecimpung dengan pemahaman seluruh material bangunan. Dengan demikian akan mencapai spesifikasi material secara keseluruhan yang akan digunakan dalam proyek kontruksi bangunan. Misalkan contoh dalam hal warna dan corak yang cocok untuk interior dan eksterior dalam bangunan tertentu. Sederhananya pemilihan cat untuk bangunan sekolah dan rumah sakit tentu berbeda. Dari segi pemilihan desain kaca juga otomatis bereda, sehingga disinilah peran arsitek benar-benar dibutuhkan.

Arsitek harus benar-benar paham betul tentang hal yang demikian. Pada umumnya material finishing biasanya tidak di atur dalam rks sehingga kemungkinan kesalahan dalam penentuan spesifikasi material sering terjadi. Jadi pemahaman akan hal ini sangat penting dalam lancarnya suatu pembangunan. Peran arsitek disini dapat memberikan suatu solusi terbaik dalam pemilihan material yang sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang telah ada.

Peran arsitek tidak hanya sebagai pembuat suatu karya desain pembangunan saja. Arsitektur juga harus mampu menjadi penerjemah dari desain gambar yang dibuat agar lebih mudah untuk di pahami klien. Pihak lapangan dan seluruh pekerja juga harus mengerti dari apa yang telah di jelaskan oleh arsitek, karena mereka yang secara langsung ikut membantu proses berdirinya suatu bangunan. Tentunya arsitek disini memiliki rekan kerja yang biasa disebut dengan drafter.

Dalam bentuk apa sebenarnya peran arsitek? Mengapa perlu repot-repot untuk menjelaskan secara mendetail keseluruhan pembangunan serta bagaimana proses kerjanya? Berikut harapan dari peran arsitek salah satunya untuk menjadikan aplikatif yang artinya memberikan pelaksanaan dengan mudah dan tanpa kesulitan apapun. Arsitek harus memberikan suatu gambaran seperti keaslian bangunan mulai dari detail lengkap bangunan hingga bahan material yang digunakan serta lengkap dengan segala ukuran-ukurannya.

Segala metode selama proses pelaksanaan juga sudah tersusun dengan gambar shop drawing sehingga selama proses berlangsung tidak terjadi suatu kesalahan. Dengan sedemikian jelas seluruh shop drawing maka akan mengurangi tingkat kesulitan yang akan di alami. Selain itu pekerjaan juga mudah untuk dilaksanakan. Sehingga jangka waktu penyelesaian dengan tepat waktu dapat terlaksana sesuai dengan target yang telah di tetapkan.

Biaya, keandalan dan tampilan dalam proyek akan dikolaborasikan menjadi satu. Hal ini penting untuk dilakukan, sehingga peran arsitek disini dapat memaksimalkan seluruh komponen tersebut agar terlaksana dengan efektif dan efisien. Biasanya rangkaian yang akan dibuat oleh seorang arsitek juga mencakup beberapa hal yaitu dari segi waktu, biaya, tenaga kerja dan kualitas yang terkendali.

Arsitektur juga dituntut untuk meminimalisir dari pengeluaran biaya yang terjadi selama proses maupun dalam bentuk pembangunan rumah situs judi itu sendiri. Contohnya pada saat pengecoran untuk bangku tribu yang biasanya ada dalam suatu stadion yang dilakukan dengan in situ dan kemudian dapat digantikan dengan precast. Dengan demikian selain mempersingkat waktu prosesnya cara kerja dan kerapian dalam pembangunan akan terjalin. Sehingga tidak ada lagi yang namanya pekerja repair permukaan bangku tribun. Dengan demikian kita akan semakin mengenal bahwa peran arsitek benar-benar penting dalam proyek kontruksi pembangunan.